Pasca Banjir, Warga Gampong Keude Blang Idi Rayeuk Kesulitan Air Bersih, PDAM Belum Normal

ACEH TIMUR – Setelah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Timur mulai surut, warga Gampong Keude Blang, Kecamatan Idi Rayeuk, kini dihadapkan pada persoalan baru. Hingga saat ini, aliran air bersih dari PDAM belum kembali normal sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Sejumlah warga mengaku sudah beberapa hari tidak menikmati layanan air bersih. Kondisi tersebut memaksa mereka mencari sumber air alternatif, mulai dari sumur milik tetangga hingga membeli air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti memasak, mandi, mencuci, dan kebutuhan sanitasi lainnya.
“Setelah banjir surut, kami berharap kondisi kembali normal. Namun sampai sekarang air PDAM belum juga mengalir. Kami sangat kesulitan karena kebutuhan air bersih setiap hari cukup besar,” ujar salah seorang warga Gampong Keude Blang, Minggu (2/8/2026).
Menurut warga, tidak berfungsinya layanan PDAM semakin memperberat beban masyarakat untuk mengembalikan perekonomian.
“Bagi masyarakat yang berjualan tentunya tanpa berfungsi PDAM ini sangat meresahkan, maka kami membutuhkan perhatian secepatnya dari pihak PDAM,” Ujar Warga
Masyarakat berharap pihak PDAM Tirta Peusada Aceh Timur segera melakukan perbaikan dan menormalkan distribusi air bersih, mengingat pasokan air merupakan kebutuhan paling mendesak pada masa pemulihan pascabencana.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM terkait penyebab belum normalnya distribusi air ke wilayah Gampong Blang. Namun sebelumnya, PDAM Tirta Peusada Aceh Timur pernah menyampaikan bahwa infrastruktur penyediaan air bersih rentan mengalami gangguan akibat banjir, mulai dari kerusakan instalasi, jaringan pipa hingga sistem kelistrikan yang menjadi penunjang operasional.




