HMI Cabang Sigli Desak Kapolri dan KPK Usut Tuntas Penyelewengan Anggaran PON XXI Aceh-Sumut

NAGATANEWS, Pidie – Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sigli, sangat menyayangkan persoalan PON XXI yang sedang terselengarakan di Aceh dalam beberapa minggu ini dengan Pagu Anggaran 800 miliar lebih.
“PON XXI hari ini sudah banyak kejanggalan yang kita temukan dalam menjadikan Aceh sebagai tuan rumah, baik dalam bidang anggaran maupun bidang menejemenya”, Kata Ketua Umum HmI Cabang Sigli Refan Nur Reza kepada Media NGN, Sabtu (14/9/2024).
Dalam beberapa hari ini kita melihat semaraknya berita di media sosial yang menampilkan sisi yang tidak layak sebagai agenda skala nasional yang terjadi di aceh.
“Kita menilai yang pertama dari segi anggaran yang sangat minim dari acara yang pernah terselengarakan di wilayah lain, misalkan papua dengan pagu anggaran 10 triliun lebih, Jawa barat 3,1triliun, Kaltim 4,5 triliun dan riau 3.1 triliun, namun kenapa agenda sekala nasional hari ini sangat sedikit untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara dengan pagu angaran cuma 811 miliar”, Ucapnya.
Dia juga melanjutkan; Padahal dari faktor pembangunan Infrastruktur yang belum memadai, kemudian penyelengaraan yang belum siap, bahkan soal Konsumsi yang sangat tidak layak bagi atlit, ini menjadi problem nama Aceh tercoreng dalam menerima tamu sekala nasional.
Kemudian dengan Anggaran yang sedikit namun tidak lepas juga dari beberapa oknum yang menyerap anggarannya, sehingga tidak berfungsi dengan baik dan malah timbul banyak persoalan saat di selenggarakan PON, baik secara Infrastruktur, Konsumsi dan Fasilitas bagi panitia pelaksana, Tegas Refan.
“Dalam hal ini kami mendukung Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) untuk mengawal penyelewengan anggaran terhadap PON XXI Aceh-Sumut dan mendesak Bareskrim Polri dan KPK untuk menindak tegas dan usut tuntas terhadap penguasaan anggaran PON”, tutupnya. (*)




